Yang Lazim

Manusia/diri kita sangat takut/khawatir lingkungan akan mempengaruhi kita lingkungan akan membahayakan kita. Pengejawantahannya lingkungan menjadi kambing hitam atas kesalahan kita/kegagalan kita.

Contoh soal :

1.

T =Pak Luluk kenapa terlambat dating ke ke kantor?

J =Iya soalnya tadi Pak Basuki terlambat njemput saya.

Maka pak basuki sebagai lingkungan Pak Luluk menjadi kambing hitam terhadap kegagalan Pak Luluk

2.

T = Nak, knapa nilai pelajaran bahasamu jelek?

J = Abis bu gurunya nggak enak cara ngajarnya

3.

T = Pak, kenapa mau keluar dari ecco?

J = Gimana ya, waktu kerjanya panjang, yang punya kafir denmark lagi.

Dan seterusnya dan seterusnya. Demikian Jamaah, Lingkungan selalu dikhawatirkan menjadi ancaman sehingga tidak heran jika banyak orang tua yang mewanti-wanti anaknya :

Nak, ati-ati milih teman dan seterusnya dan seterusnya.

Namun jamaah,

Islam menawarkan hal yang berbeda, konsep islam menghendaki tiap individu muslim tidak menjadi pengaruh buruk/perusak lingkungannya malah sudah semestinya menjadi model kebaikan bagi lingkungannya.

Fenomena kambing hitam terjadi karena manusia belum selesai menggarap dirinya, manusia mencari mudahnya untuk menyalahkan lingkungan yang mengakibatkan kesalahan pengelolaan diri.

Maka mulailah A’a Gym mengupas diri melalui 3Mnya

mulailah dari hal yang paling kecil

mulailah dari diri sendiri

mulailah dari sekarang

bersambung……………………………………………………………..(oleh pak adam/pakbas/pak saat)